BANJIR TERJANG MAYAYAP: CUACA CERAH, AIR DATANG MENDADAK-WARGA SOROTI AKTIVITAS TAMBANG -->

Iklan Semua Halaman

PASANG IKLAN ANDA DISINI, HUBUNGI ADMIN

BANJIR TERJANG MAYAYAP: CUACA CERAH, AIR DATANG MENDADAK-WARGA SOROTI AKTIVITAS TAMBANG

Admin Redaksi
Wednesday, 27 May 2026
Kondisi  rumah warga pada saat banjir  menerjang rumah warga didesa Mayayap. (Dok/detikRepublik.com/Muf) 

BANGGAI, SULAWESI TENGAH – Peristiwa tak lazim mengguncang warga Desa Mayayap, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, pada Selasa sore, 26 Mei 2026. Di saat langit tampak cerah dan matahari masih menyengat, banjir justru datang tanpa peringatan sekitar pukul 15.00 WITA, memicu kepanikan dan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Sejak pagi hari, kondisi cuaca di Desa Mayayap dilaporkan stabil—terik dan panas. Memasuki siang, hanya sempat terjadi gerimis singkat yang tidak menimbulkan kekhawatiran. Namun situasi berubah drastis ketika suara gemuruh air tiba-tiba terdengar dari arah kuala, seolah membawa ancaman yang tak terlihat.

Dalam hitungan menit, air meluap deras dan merendam sejumlah rumah warga. Kepanikan pun tak terhindarkan. Warga berhamburan menyelamatkan diri dan barang berharga, sementara sebagian lainnya hanya bisa pasrah melihat air masuk ke dalam rumah mereka.

Kejadian ini dinilai janggal. Pasalnya, saat banjir terjadi, hujan sudah tidak lagi turun di wilayah desa. Dugaan pun mencuat. Sejumlah warga menilai banjir ini berkaitan dengan aktivitas perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Siuna. Mereka menyoroti adanya perubahan kondisi sungai dan lingkungan dalam beberapa waktu terakhir.

“Air datang tiba-tiba, padahal di sini tidak hujan. Ini baru pertama kali terjadi seperti ini,” ungkap salah satu warga kepada media detikRepublik.com

Meski demikian, ada pula dugaan bahwa banjir merupakan kiriman air dari wilayah pegunungan yang diguyur hujan deras. Namun, tanpa kajian dan investigasi resmi, penyebab pasti masih menjadi misteri.

Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah dan instansi terkait. Warga mendesak agar segera dilakukan peninjauan lapangan, investigasi menyeluruh, serta langkah penanganan yang konkret guna mencegah kejadian serupa terulang.

masyarakat Desa Mayayap masih dihantui kekhawatiran akan kemungkinan banjir susulan yang bisa datang kapan saja tanpa tanda.

DetikRepublik.com/Muflihun