MENGGUNCANG🔥! Isu Perombakan Kabinet Memanas — 5 Tokoh Sumsel Dinilai Pantas Duduk di Kursi Menteri!🔥 -->

Iklan Semua Halaman

PASANG IKLAN ANDA DISINI, HUBUNGI ADMIN

MENGGUNCANG🔥! Isu Perombakan Kabinet Memanas — 5 Tokoh Sumsel Dinilai Pantas Duduk di Kursi Menteri!🔥

Admin Redaksi
Sunday, 16 August 2026
PALEMBANG — detikrepublik.com 

Isu penyegaran jajaran Kabinet Merah Putih kian bergema. Di tengah kebutuhan memperkuat kinerja pemerintahan, sejumlah tokoh dari Sumatera Selatan dinilai memiliki kapasitas mumpuni untuk dipertimbangkan masuk ke jajaran kabinet pusat.🔥 Minggu,16 Agustus 2026
 
Sekretaris AIPI Korwil Sumatera Selatan, Ahmad Haekal Haffafah, menyebut sedikitnya lima tokoh asal Sumsel memiliki rekam jejak dan kemampuan yang layak diperhitungkan jika Presiden Prabowo Subianto membuka ruang perombakan kabinet. Kelima nama itu: Prof. Dr. Ir. Anis Saggaff, MSCE; Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes.; Dr. Agung Firman Sampurna; Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si.; serta Bursah Zarnubi.
 
“Kalau ukurannya kompetensi, pengalaman dan kemampuan memimpin, Sumsel punya sejumlah figur yang pantas diperhitungkan.” — Ahmad Haekal Haffafah
 
📌 Masing-Masing Punya Kekuatan Khusus
 
Haekal menjelaskan kelima tokoh tersebut membawa keunggulan yang saling melengkapi:
 
- Anis Saggaff — Kuat di bidang teknik, pembangunan, dan manajemen perguruan tinggi. Mantan Rektor Unsri dua periode, juga pernah memimpin PII Sumsel.
- Fachmi Idris — Pengalaman panjang di sektor kesehatan, mantan Direktur Utama BPJS Kesehatan. Paham betul seluk-beluk jaminan kesehatan nasional.
- Agung Firman Sampurna — Mantan Ketua BPK RI. Pengawasan, audit, dan tata kelola keuangan negara adalah keahlian utamanya.
- Taufiq Marwa — Rektor Unsri, ahli ekonomi. Membawa wawasan ekonomi pembangunan, pendidikan, dan penguatan SDM.
- Bursah Zarnubi — Bupati Lahat sekaligus Ketua Umum APKASI periode 2025–2030. Memiliki jejaring nasional yang sangat luas dengan kepala daerah seluruh Indonesia.
 
“Bursah punya pengalaman politik dan pemerintahan. Tokoh nasional dengan jejaring seluas Indonesia.”
 
⚖️ Bukan Soal Jatah Daerah, Tapi Soal Kebutuhan Negara
 
Haekal menegaskan, nama-nama tersebut layak dilihat berdasar meritokrasi, bukan sekadar pembagian jatah daerah. Presiden membutuhkan sosok yang bekerja cepat, paham persoalan sektoral, dan mampu mewujudkan visi jadi kebijakan nyata.
 
“Ukurannya harus kebutuhan negara. Kalau figur terbaiknya berasal dari Sumsel, tentu itu menjadi kebanggaan daerah.”
 
Kelima nama ini menawarkan kombinasi sempurna: pembangunan, kesehatan, tata kelola negara, ekonomi-pendidikan, serta hubungan pusat-daerah.
 
⚠️ Masih Dalam Ranah Penilaian, Keputusan Tetap di Tangan Presiden
 
Meski isu terus bergulir, Haekal mengingatkan: nama-nama tersebut belum dapat disebut calon pasti. Keputusan akhir sepenuhnya milik Presiden. Nama-nama ini lebih tepat dipandang sebagai bagian dari diskusi publik mengenai figur yang memiliki rekam jejak kuat untuk dipertimbangkan.
 
Perbincangan ini sekaligus membuktikan: Sumsel punya stok pemimpin berkualitas dari beragam latar. Kampus, kesehatan, birokrasi, ekonomi, hingga pemerintahan daerah — lima nama itu siap membawa pengalaman nyata ke panggung nasional.
 
Pada akhirnya, perombakan kabinet bukan sekadar soal ganti nama. Yang dicari adalah orang yang mampu bekerja, menguasai bidangnya, dan memberi dampak nyata. Dan dalam ukuran itu, lima tokoh Sumsel tersebut layak masuk radar Presiden.
 
pewarta: Najaruddin