Harmoni di Balik Kontroversi,Duet Manis Bang Kusno Linduaji dan Bu Lurah Ngringin -->

Iklan Semua Halaman

PASANG IKLAN ANDA DISINI, HUBUNGI ADMIN

Harmoni di Balik Kontroversi,Duet Manis Bang Kusno Linduaji dan Bu Lurah Ngringin

Admin Redaksi
Monday, 6 April 2026

 
 

Nganjuk .detik repubik.com

Hubungan antara insan pers dan pemerintahan desa sering kali ibarat dua sisi mata uang. Ada jarak, perbedaan pandangan, dan tak jarang memunculkan perdebatan. Hal ini pula yang mewarnai interaksi antara wartawan senior asal Nganjuk, Kusno Linduaji, dengan Lurah Desa Ngringin.
 
Dikenal dengan gaya jurnalistiknya yang tegas dan kritis terhadap kebijakan desa, Bang Kusno sapaan akrabnya adalah sosok yang tidak pandang bulu dalam menyampaikan fakta. Di sisi lain, Bu Lurah memegang tanggung jawab penuh atas roda pemerintahan desa. Dinamika mereka di atas kertas maupun dalam forum diskusi sering kali terlihat tegang dan sarat profesionalisme.
 
Namun, siapa sangka, dinding pembatas itu seketika runtuh saat musik mulai mengalun.
 
Dalam sebuah momen kebersamaan yang tak terduga, terciptalah harmonisasi yang luar biasa. Bang Kusno Linduaji dan Bu Lurah Desa Ngringin tampil kompak membawakan penampilan duet yang memukau.
 
Membawakan lagu nostalgia berjudul "Batara Cinta", keduanya tampil dengan ekspresi yang spontan namun tetap menjaga batas kesopanan dan etika. Ada sentuhan totalitas dalam setiap nada yang dinyanyikan, namun tetap terbungkus rapi dalam bingkai kesopanan. Tawa dan senyum tulus terpancar dari wajah keduanya, seolah melupakan sejenak perbedaan pandangan yang sering terjadi di dunia kerja.
 
Momen ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan pendapat dalam ranah profesional tidak harus berakhir pada permusuhan. Kritik yang disampaikan Bang Kusno adalah bagian dari fungsi kontrol sosial, sementara tanggapan dan kebijakan Bu Lurah adalah wujud tanggung jawab memimpin. Namun di luar itu, mereka tetaplah manusia yang bisa bersatu dalam kebersamaan dan seni.
 
Lagu "Batara Cinta" yang dibawakan seolah menjadi simbol jembatan emas. Bukan hanya sekadar hiburan, duet ini diharapkan menjadi awal yang baik. Semoga keharmonisan yang tercipta di atas panggung ini bisa terus terbawa hingga di bawah panggung, terwujud dalam sinergi yang positif, komunikasi yang sehat, dan kerja sama yang membangun untuk kemajuan Desa Ngringin.Oleh: Iwantoro(Tomo-red)