Tidaklah rumit menjumpai pepohonan jenis ficus di Pulau Dewata, yang lumrahnya dililit kain motif kotak-kotak hitam-putih. Namun, satu individu ficus berpostur raksasa yang berdiam di Kebun Raya Bali, wilayah Bedugul, Kabupaten Tabanan, menjelma sebagai daya pikat utama para pelancong.
Pohon legendaris ini bukan sekadar latar jepretan kamera, melainkan juga menyandang bobot ekologis yang tinggi. Branch Manager Kebun Raya Bali, I Dewa Putu Pasnadi Putra, mengungkapkan bahwa pepohonan ini akrab disebut Giant Ficus Tree. "Di luar koleksi resmi, kawasan Kebun Raya Bali dipenuhi beragam flora non-koleksi. Salah satu yang paling menonjol ialah Giant Ficus Tree," ucap Pasnadi di Tabanan.
Ia melanjutkan, pohon mahasemasa itu tergolong dalam famili Moraceae, alias suku ara-araan, yang juga meliputi beringin, bodhi, dan tin. "Pada dasarnya, spesies Ficus terbukti adaptif di kawasan tropis dengan berbagai wujud, mulai dari pohon menjulang hingga perdu," jelasnya.
Ciri khas tanaman ini menonjol pada akar udara yang menggelantung dari dahan-dahannya. Akar-akar tersebut, menurut Pasnadi, bertugas menyerap sari-sari makanan dari tanah dan tanaman penopang, membuatnya unik dibanding mayoritas flora lainnya.
"Beringin dijuluki sebagai keystone species lantaran buahnya menjadi pasokan pangan bagi fauna sepanjang musim," tutur Pasnadi. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa magnet utama Giant Ficus Tree tidak lepas dari perawakannya yang padat dan siluetnya yang memukau. "Menurut informasi warga setempat, pohon ini diperkirakan sudah berusia lebih dari seratus tahun," imbuh Pasnadi. Berlokasi di Zona Tumbuhan Rasamala, pohon fenomenal ini menjadi tempat favorit pengunjung untuk mengabadikan momen atau sekadar meresapi teduhnya atmosfer alami. Istimewa
.png)
Komentar