Dugaan Perselingkuhan Oknum Kades di Halmahera Selatan Saat Retret di Jakarta Picu Sorotan Publik. -->

Iklan Semua Halaman

PASANG IKLAN ANDA DISINI, HUBUNGI ADMIN

Dugaan Perselingkuhan Oknum Kades di Halmahera Selatan Saat Retret di Jakarta Picu Sorotan Publik.

Admin Detik
Monday, 9 March 2026
Ilusi Oknum Kades Hal-Sel.

DetikRepoblik.com — Seorang oknum kepala desa di Kabupaten Halmahera Selatan tengah menjadi sorotan publik setelah diduga terlibat hubungan terlarang dengan seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai petugas hotel saat mengikuti kegiatan retret di Jakarta, Senin 09/03.


Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, dugaan perselingkuhan tersebut terjadi ketika yang bersangkutan menghadiri agenda kegiatan di Jakarta beberapa waktu lalu. Isu tersebut kemudian menyebar luas di tengah masyarakat dan dikabarkan turut memicu keretakan dalam rumah tangga sang kepala desa.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa oknum kepala desa itu diduga berniat mengembalikan istrinya ke kampung halaman dan berencana menikahi perempuan yang bekerja di hotel tempat ia menginap selama kegiatan berlangsung. Rencana tersebut disebut-sebut dilakukan tanpa persetujuan dari istri sahnya.

“Kapala desa tu dia mau kawin lagi, tapi tra mau cerai. Dia mau kase pulang dia pe bini, kong dia pe bini tra tarima kalau dia tidak diceraikan,” ungkap salah satu sumber kepada awak media.

Kabar tersebut sontak memicu perhatian masyarakat Halmahera Selatan. Warga menilai, apabila dugaan tersebut benar, maka perilaku seorang pejabat publik seperti kepala desa tidak mencerminkan etika kepemimpinan yang baik serta berpotensi mencoreng citra pemerintahan desa.

Sejumlah pihak juga mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan untuk segera mengambil langkah dengan memanggil dan melakukan evaluasi terhadap oknum kepala desa tersebut guna mengklarifikasi kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga integritas aparatur pemerintahan desa sekaligus meredam polemik yang semakin meluas.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media, oknum kepala desa yang bersangkutan membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak memiliki hubungan apa pun dengan perempuan yang disebut-sebut dalam isu tersebut.

“Saya tidak ada hubungan dengan perempuan di hotel. Perempuan itu kerja di hotel juga saya tidak tahu. Torang ke Jakarta itu panitia yang atur semua,” ujarnya.

Meski bantahan telah disampaikan, informasi terkait dugaan hubungan tersebut masih terus menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Hingga berita ini dipublikasikan, awak media masih terus melakukan penelusuran dan menghimpun keterangan dari berbagai pihak guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.




Redaksi:I