GEGER! Ditemukan Bayi Perempuan di Sawah Ngasem Kediri, Tali Pusar Masih Menempel -->

Iklan Semua Halaman

PASANG IKLAN ANDA DISINI, HUBUNGI ADMIN

GEGER! Ditemukan Bayi Perempuan di Sawah Ngasem Kediri, Tali Pusar Masih Menempel

Admin Redaksi
Friday, 29 May 2026

Gambar ilustrasi 

Kediri, detikrepublik.com

28 Mei 2026 Warga Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri dikejutkan dengan penemuan mengenaskan. Seorang bayi perempuan yang masih baru lahir ditemukan terbaring di pinggir jalan persawahan dalam keadaan hidup, namun tali pusarnya belum sempat dilepas dan masih menempel di tubuhnya.
 
Peristiwa ini terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 10.45 WIB. Bayi malang itu ditemukan oleh Mujianto (54), seorang warga yang sedang mencari sisa hasil panen jagung di sekitar Dusun Baba'an. Awalnya ia mendengar suara tangisan samar yang berasal dari pinggir jalan, tepatnya di area persawahan.
 
"Saya sedang berjalan, lalu mendengar suara tangisan bayi. Saya penasaran dan mencarinya, ternyata ada bayi terbungkus kain di atas rumput," ujar Mujianto.
 
Saat diperiksa, bayi perempuan itu ternyata masih hidup dan terbungkus rapi dengan sarung bantal berwarna hitam bermotif garis putih. Hal yang membuat prihatin, tali pusar bayi tersebut masih utuh menempel, menandakan ia baru saja dilahirkan.
 
Karena kaget dan khawatir, Mujianto segera meminta bantuan Ali Mubin (53), sopir yang kebetulan sedang memanen cabai tidak jauh dari lokasi. Bersama-sama, mereka lalu menghubungi perangkat desa. Berita penemuan ini cepat menyebar dan menarik perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan untuk membantu.
 
Atas pertolongan warga dan perangkat desa, bayi itu segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit SLG Kediri untuk mendapatkan perawatan medis guna menyelamatkan nyawanya.
 
Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Joshua Peter membenarkan peristiwa tersebut. "Benar, kami menerima laporan penemuan bayi. Saat ditemukan kondisinya masih hidup, namun tali pusarnya belum dilepas. Langkah warga untuk membawanya ke rumah sakit sudah tepat," jelasnya.
 
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus melakukan penyelidikan guna menemukan identitas serta keberadaan orang tua kandung bayi tersebut. Pihak kepolisian menilai tindakan membuang bayi merupakan perbuatan yang melanggar hukum dan hak asasi manusia.
 
Kasus ini kini ditangani secara intensif oleh tim Satreskrim Polres Kediri. Pihak kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi apapun terkait peristiwa ini agar berani melapor demi kebaikan masa depan sang bayi.(Tom red)