
Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menyebut pemerintah tengah membahas rencana penyediaan sekitar 500 ribu formasi PNS dalam rangkaian pembahasan APBN 2027.
Menurut Fikri, jumlah tersebut nantinya akan diperebutkan melalui mekanisme seleksi yang diikuti sekitar 900 ribu PPPK penuh waktu.
“PPPK penuh waktu perlu mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi dan memperebutkan formasi yang tersedia,” ujar Fikri di Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Selain membahas pengisian formasi PNS, Fikri juga menyoroti kebutuhan tenaga kependidikan, khususnya pustakawan. Ia berharap sebagian formasi yang tersedia dapat diarahkan untuk memperkuat sumber daya manusia di bidang perpustakaan sekolah.
Ia menilai keberadaan pustakawan profesional penting untuk mendukung pengelolaan perpustakaan di sekolah-sekolah prioritas agar dapat menunjang proses pembelajaran secara lebih optimal.
Di sisi lain, terdapat pula rencana pengalihan lebih dari 230 ribu PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya penataan tenaga aparatur sipil negara.
Fikri juga menekankan pentingnya dukungan SDM dan fasilitas pendidikan untuk sejumlah program sekolah prioritas, termasuk Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi.
Menurut dia, peningkatan kualitas sekolah tidak hanya bergantung pada tenaga pengajar, tetapi juga membutuhkan sarana pendukung serta tenaga profesional yang mampu mengelolanya.
Dengan adanya rencana seleksi PNS pada 2027, PPPK penuh waktu diharapkan mulai mempersiapkan diri sejak sekarang, baik dari sisi administrasi maupun kompetensi yang nantinya dibutuhkan dalam proses seleksi.
Redaksi: IL
.png)
Komentar