HUT ke-27 SKKM Jadi Momentum Perkuat Dialog dan Perjuangan Kesejahteraan Karyawan -->

Iklan Semua Halaman

PASANG IKLAN ANDA DISINI, HUBUNGI ADMIN

HUT ke-27 SKKM Jadi Momentum Perkuat Dialog dan Perjuangan Kesejahteraan Karyawan

Admin Redaksi
Saturday, 15 August 2026

Detik Republik | CILEGON — Serikat Karyawan Krakatau Medika (SKKM) memperingati hari ulang tahun ke-27 melalui kegiatan doa bersama dan ramah tamah. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran manajemen PT Krakatau Medika dan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sekaligus menyampaikan aspirasi karyawan secara konstruktif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PT Krakatau Medika Yan Eka Asmandha, SEVP Business Support Ahmad Furqon, serta SEVP Operasional yang juga Direktur RS Krakatau Medika, dr. Arif Riandi.

Ketua Umum SKKM Hengky Suryo menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran manajemen. Menurut dia, keterlibatan manajemen dalam kegiatan serikat menunjukkan pentingnya komunikasi terbuka dalam membangun hubungan industrial yang sehat.

SKKM tidak hadir untuk mencari musuh. SKKM hadir untuk mencari solusi. Tetapi mencari solusi bukan berarti diam, menjaga hubungan baik bukan berarti kehilangan keberanian, dan santun bukan berarti lemah,” ujar Hengky.

Doa dan aspirasi karyawan

Peringatan HUT SKKM tahun ini dikemas sederhana melalui doa bersama. Selain sebagai ungkapan syukur atas perjalanan organisasi selama 27 tahun, doa juga dipanjatkan untuk kebaikan PT Krakatau Medika, keselamatan dan kesehatan seluruh karyawan beserta keluarga, serta kemajuan rumah sakit.

Di tengah kegiatan tersebut, SKKM tetap menyuarakan persoalan kesejahteraan karyawan, termasuk kepastian realisasi bonus yang masih dinantikan anggota.

Hengky mengatakan, serikat memahami bahwa setiap keputusan perusahaan harus memperhatikan ketentuan dan tata kelola yang berlaku. Karena itu, SKKM memilih jalur dialog dan komunikasi dengan manajemen untuk mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Direktur PT Krakatau Medika Yan Eka Asmandha sebelumnya menyampaikan bahwa dirinya memahami aspirasi karyawan dan terus berupaya mencari jalan keluar.

“Saya sangat setuju sekali dengan Ketua Umum Serikat, karena saya juga merasakan hal yang sama. Semangat saya masih tetap sama. Tolong sampaikan kepada anggota untuk bersabar. Saya tidak diam,” kata Yan.

Menurut Hengky, pernyataan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan anggota sekaligus menunjukkan bahwa komunikasi antara serikat dan manajemen tetap berjalan.

Kesejahteraan sejalan dengan kinerja

SKKM berpandangan, kemajuan rumah sakit dan kesejahteraan karyawan merupakan dua hal yang semestinya berjalan beriringan. Karyawan dituntut menjaga kualitas pelayanan dan produktivitas, sementara perusahaan diharapkan memberikan penghargaan yang sepadan atas kontribusi tersebut.

Perusahaan tidak akan menjadi besar tanpa karyawan. Karena itu, sudah sepantasnya kerja keras karyawan dihargai dan kesejahteraan menjadi bagian penting dari kebijakan perusahaan,” ujar Hengky.

SKKM juga menyatakan tetap mendukung agenda perusahaan, termasuk peningkatan mutu pelayanan, proses akreditasi, dan ISO. Di sisi lain, serikat akan terus mengawal aspirasi karyawan melalui mekanisme hubungan industrial yang konstruktif.

Bagi SKKM, memperjuangkan kepentingan karyawan tidak selalu harus dilakukan melalui aksi konfrontatif. Dialog, penyampaian aspirasi, dan negosiasi tetap menjadi pilihan utama selama terdapat ruang untuk mencari solusi.

Kami ingin menuntut dengan cara yang santun, tetapi tetap tegas dalam substansi. Hubungan baik dengan perusahaan harus dijaga, namun kepentingan dan kesejahteraan karyawan juga tidak boleh diabaikan,” kata Hengky.

Memasuki usia ke-27, SKKM berharap solidaritas anggota semakin kuat dan hubungan dengan manajemen semakin terbuka. Serikat juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis perusahaan sekaligus menjalankan fungsi representasi karyawan.

Kesejahteraan karyawan harus menjadi bagian dari kemajuan perusahaan. Bukan sekadar harapan, tetapi sesuatu yang terus kita perjuangkan bersama,” pungkas Hengky.