Pesawaran, – Tim Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai melaksanakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik
Lingkungan Partisipatif untuk Penguatan Advokasi Ekologi Berkelanjutan bagi
Jama'ah Tani Muhammadiyah (JATAM) Lampung di Kabupaten Pesawaran, pada 25–26
Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada
Masyarakat yang didanai melalui Program BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi,
Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Program yang mengusung judul "Pemberdayaan Jama'ah Tani
Muhammadiyah (JATAM) Lampung melalui Pelatihan Jurnalistik Lingkungan
Partisipatif untuk Penguatan Advokasi Ekologi Berkelanjutan" tersebut
bertujuan meningkatkan kapasitas anggota JATAM dalam mengelola informasi,
mendokumentasikan isu-isu lingkungan, serta memperkuat advokasi ekologi melalui
media digital.
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Fajar Sasora, S.IP., M.Si.,
mengatakan bahwa salah satu luaran utama dari kegiatan ini adalah pengembangan
dan pengelolaan portal berita JATAM Media yang dapat diakses melalui https://www.jatammedia.com/.
Media tersebut diharapkan menjadi sarana publikasi berbagai kegiatan, inovasi,
dan isu lingkungan yang berkembang di kalangan petani dan masyarakat.
"Melalui
pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan dasar jurnalistik, mulai dari
teknik penulisan berita dan feature, fotografi dan videografi pertanian,
pemanfaatan media sosial, hingga etika dan verifikasi informasi. Kami berharap
kemampuan tersebut mampu mendukung publikasi berbagai potensi dan inovasi
pertanian di daerah serta memperkuat advokasi ekologi berkelanjutan," ujar
Fajar.
Selain
menghasilkan media publikasi digital, tim pengabdian juga menyerahkan sejumlah
peralatan pendukung kepada JATAM Lampung untuk menunjang aktivitas peliputan,
dokumentasi, dan produksi konten jurnalistik.
Selama dua hari
pelaksanaan, peserta mengikuti empat materi utama, yaitu literasi lingkungan
dan kesadaran ekologi, komunikasi partisipatif dan advokasi sosial, dasar-dasar
jurnalistik lingkungan, serta teknik dokumentasi isu lingkungan berbasis
pengalaman lokal. Materi disampaikan melalui pemaparan teori, diskusi, dan
praktik penulisan serta dokumentasi lapangan.
Kegiatan
pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai
yang terdiri atas Dr. Fajar Sasora, S.IP., M.Si. sebagai ketua, dengan anggota
Ratna Kumala Sari, S.H., M.H. dan Neysa Amalli. Pelaksanaan kegiatan juga
melibatkan dua mahasiswa, yakni Geo Citra dan Ernanda, sebagai bagian dari
implementasi kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada
masyarakat.
Ketua JATAM
Lampung, Arif Setyawan, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya,
pelatihan jurnalistik lingkungan menjadi bagian dari program pengembangan
sumber daya manusia (SDM) JATAM Lampung.
"Kegiatan ini merupakan salah satu program JATAM pada
bidang pengembangan SDM. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas
organisasi sekaligus memperkuat kapasitas anggota di daerah dalam mengelola
informasi dan menyampaikan berbagai isu lingkungan kepada masyarakat secara
lebih luas," kata Arif.
Pelaksanaan
kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta.
Melalui dukungan Program BIMA Kemdiktisaintek, kegiatan ini diharapkan mampu
memperkuat peran JATAM Lampung dalam membangun komunikasi lingkungan berbasis
partisipasi masyarakat serta mendorong pemanfaatan media digital sebagai
instrumen advokasi ekologi yang berkelanjutan (adm).
Komentar
