DetikREPUBLIK.com | Medan – Terpilihnya Rahmad Rhamdahan Siregar, S.Pd sebagai Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara untuk periode 2026–2030 bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan. Momentum ini menjadi ujian serius arah regenerasi, integritas, dan keberpihakan organisasi terhadap kepentingan pemuda dan masyarakat.
Apresiasi disampaikan Muhammad Zulfahri Tanjung, namun disertai penegasan bahwa kepemimpinan baru harus mampu membuktikan diri melalui kerja nyata, bukan retorika.

“Terpilihnya Rahmad harus dimaknai sebagai titik balik. Regenerasi organisasi tidak boleh berhenti di nama dan jabatan, tetapi harus diwujudkan dalam keberanian mengambil sikap, merangkul pemuda, dan membenahi internal IPK,” tegas Zulfahri, Sabtu (17/1/2026).
Ia menilai, kehadiran figur muda berlatar belakang akademisi memberi harapan baru bagi IPK Padang Bolak untuk keluar dari pola lama yang stagnan dan kurang responsif terhadap tantangan zaman.
“PAC IPK Padang Bolak ke depan harus diisi anak-anak muda yang punya kapasitas, bukan sekadar loyalitas. Organisasi harus menjadi ruang kaderisasi yang sehat, kritis, dan berdaya guna bagi masyarakat,” ujarnya lugas.

Zulfahri juga menekankan bahwa Rahmad Rhamdahan Siregar memikul tanggung jawab besar untuk menjadikan IPK sebagai mitra strategis pemerintah daerah, namun tetap kritis dan berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya generasi muda di Padang Lawas Utara.
“Kepemimpinan ini harus amanah, adil, dan berani membawa perubahan. IPK tidak boleh hanya eksis secara struktural, tetapi harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya.
Terpilihnya Rahmad Rhamdahan Siregar kini menjadi sorotan. Publik menanti, apakah kepemimpinan baru ini benar-benar mampu menjawab tuntutan perubahan, atau justru terjebak dalam rutinitas lama yang minim dampak.
Reporter: Mhd. Zulfahri Tanjung & Red
Editor: Zulkarnain Idrus
.png)
Komentar