HAL - SEL, DetikRepublik.com – Warga Desa Dowora dan sejumlah pulau di sekitarnya, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menghadapi krisis air bersih yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Kondisi tersebut membuat warga kesulitan mendapatkan air yang layak untuk kebutuhan sehari-hari. Warga mengaku terpaksa menggunakan air yang keruh dan diduga tidak layak konsumsi. Sebagian warga bahkan harus menempuh perjalanan jauh menggunakan perahu untuk memperoleh air bersih.
Kondisi ini paling dirasakan oleh ibu-ibu, anak-anak, dan lanjut usia yang harus menghadapi keterbatasan akses air bersih dalam aktivitas sehari-hari.
Atas kondisi tersebut, Perwakilan Masyarakat Peduli Desa Dowora bersama Serikat Pekerja FSPIM KPBI Maluku Utara menyampaikan pernyataan tegas dan mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan segera mengambil langkah konkret.
Dalam pernyataannya, mereka menyebut berbagai laporan, aduan, dan permohonan bantuan dari warga maupun perwakilan masyarakat hingga kini belum mendapatkan respons yang dinilai memadai.
Mereka mempertanyakan kehadiran pemerintah daerah dalam menangani persoalan tersebut, termasuk belum adanya langkah darurat yang dirasakan langsung oleh masyarakat di Desa Dowora dan wilayah pulau-pulau sekitarnya.
“Apakah warga Desa Dowora bukan bagian dari rakyat Halmahera Selatan? Apakah hak hidup yang layak hanya milik mereka yang tinggal di pusat kabupaten?” demikian pernyataan warga. Minggu, (19/7/26)
Masyarakat menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah. Mereka juga mengaitkan persoalan tersebut dengan hak masyarakat untuk memperoleh lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana diatur dalam Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 serta kewajiban pemerintah dalam penyelenggaraan pelayanan dasar.
Dalam tuntutannya, masyarakat meminta kepala daerah dan jajaran terkait segera turun langsung ke Desa Dowora untuk melihat kondisi warga.
"Selain itu, mereka mendesak pemerintah segera mengirimkan bantuan air bersih darurat serta menyediakan sarana penampungan dan penyaringan air," desak warga.
Masyarakat juga meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menyusun rencana jangka panjang untuk menjamin ketersediaan air bersih secara berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah pulau-pulau terpencil.
Tak hanya itu, pemerintah daerah diminta memberikan penjelasan secara terbuka terkait alasan belum adanya penanganan yang dinilai serius terhadap berbagai aduan masyarakat mengenai krisis air bersih tersebut.
"Masyarakat berharap pemerintah tidak membiarkan persoalan air bersih berlarut-larut dan segera mengambil langkah nyata untuk memenuhi kebutuhan dasar warga Desa Dowora dan wilayah sekitarnya," harapanya.
Reporter: ul

Komentar