DetikREPUBLIK.com | LANGKAT — Keamanan nasabah tidak hanya berkaitan dengan kelancaran transaksi perbankan, tetapi juga menyangkut kesiapan menghadapi risiko finansial yang bisa datang kapan saja. Atas dasar itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Stabat terus mendorong peningkatan literasi keuangan melalui sosialisasi produk asuransi BRILife kepada pegawai Kantor Notaris Zulfikar (KNZ) di Stabat, Kabupaten Langkat.
Kegiatan yang berlangsung pada 5 Oktober 2026 tersebut dipandu oleh Relationship Manager Fund dan Transaction (RMFT) Individu Branch BRI BO Stabat, Titah Murfani Harefa. Dalam sosialisasi itu, peserta diperkenalkan dengan program Asuransi Pijar dari BRILife serta diberikan penjelasan mengenai pentingnya perlindungan finansial dalam perencanaan keuangan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan sekaligus mendorong kesadaran bahwa risiko yang tidak terduga perlu diantisipasi melalui perencanaan yang matang.
Keamanan Finansial Perlu Dipahami Nasabah
Di tengah kebutuhan hidup yang terus berkembang, masyarakat dituntut semakin cermat mengelola penghasilan dan mempersiapkan kebutuhan masa depan. Tabungan memang penting, tetapi perencanaan keuangan juga perlu mempertimbangkan risiko yang berpotensi membebani kondisi ekonomi keluarga.
Melalui sosialisasi tersebut, pegawai Kantor Notaris Zulfikar mendapatkan informasi mengenai manfaat perlindungan asuransi yang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan masing-masing.
Namun, sebelum memutuskan mengikuti suatu program asuransi, calon peserta tetap perlu memahami manfaat yang dijamin, besaran premi, pengecualian dalam polis, masa perlindungan, serta prosedur pengajuan klaim.
Pemahaman ini penting agar masyarakat tidak sekadar tertarik pada penawaran produk, tetapi juga mengetahui hak dan kewajibannya sebagai peserta asuransi.
Gerry Prawira Imam Tekankan Pentingnya Edukasi Keuangan
Branch Office Head (BOH) BRI BO Stabat, Gerry Prawira Imam, melalui Titah Murfani Harefa menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya BRI meningkatkan literasi keuangan dan memperkenalkan pilihan perlindungan finansial kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para pegawai Kantor Notaris Zulfikar dapat memahami pentingnya memiliki perlindungan kesehatan sebagai salah satu langkah dalam mempersiapkan diri menghadapi risiko yang tidak terduga. Kami juga ingin memberikan informasi yang jelas mengenai manfaat produk asuransi agar masyarakat dapat menentukan pilihan perlindungan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing,” demikian pesan Gerry Prawira Imam melalui Titah Murfani Harefa.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya edukasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang memadai sebelum mengambil keputusan keuangan.
Bagi BRI BO Stabat, pendekatan melalui sosialisasi diharapkan dapat memperluas akses informasi mengenai produk keuangan, termasuk perlindungan asuransi yang ditawarkan melalui BRILife.
Pelayanan Prima Harus Berjalan Bersama Perlindungan Nasabah
Peningkatan kualitas pelayanan perbankan perlu diiringi dengan edukasi mengenai keamanan transaksi dan pengelolaan keuangan. Nasabah juga perlu menjaga kerahasiaan PIN, kata sandi, dan kode OTP serta tidak memberikan informasi perbankan kepada pihak yang tidak dikenal.
Di sisi lain, pemilihan produk asuransi harus dilakukan secara cermat dengan memahami ketentuan yang berlaku. Asuransi merupakan salah satu pilihan dalam perencanaan finansial, bukan jaminan bahwa seluruh risiko atau biaya akan ditanggung.
Melalui kegiatan ini, BRI BO Stabat berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keamanan finansial, merencanakan kebutuhan masa depan, dan memilih produk keuangan berdasarkan informasi yang jelas.
Sinergi BRI dan BRILife diharapkan terus mendukung peningkatan literasi keuangan di Kabupaten Langkat, sekaligus mendorong masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya perlindungan terhadap risiko.
Jurnalis: Agus Sidarta & Redaksi
.png)
Komentar