
JAKARTA, detikrepublik.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencananya untuk bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, guna membahas langkah efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pekan depan setelah proses konsolidasi kepemimpinan di BGN selesai.
Purbaya menjelaskan bahwa agenda pertemuan sebelumnya direncanakan berlangsung pada pekan ini. Namun, adanya pergantian pimpinan di BGN membuat jadwal tersebut harus ditunda agar jajaran baru memiliki waktu melakukan konsolidasi internal.
Dalam pertemuan nanti, pemerintah akan membahas berbagai aspek pengelolaan anggaran MBG, termasuk rencana penyesuaian penerima manfaat agar program lebih tepat sasaran.
Terkait wacana penghentian pemberian MBG kepada siswa yang berasal dari keluarga mampu atau kelompok desil 8 hingga 10, Purbaya mengaku belum menerima rincian perhitungan besaran efisiensi anggaran yang akan diperoleh dari kebijakan tersebut.
Meski demikian, ia meyakini kebijakan tersebut akan menghasilkan penghematan anggaran. Menurutnya, langkah itu bukan merupakan pemangkasan anggaran, melainkan bentuk efisiensi yang pelaksanaannya masih akan dibahas secara teknis bersama BGN.
Sementara itu, Badan Gizi Nasional mengungkapkan bahwa pagu sementara anggaran Program Makan Bergizi Gratis tahun 2026 disesuaikan menjadi sekitar Rp229 triliun, lebih rendah dibandingkan alokasi sebelumnya sebesar Rp268 triliun.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan bahwa angka tersebut masih bersifat sementara dan masih berpeluang berubah apabila pemerintah kembali menemukan ruang efisiensi dalam pelaksanaan program.
Menurut Agustina, penyesuaian anggaran dilakukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola Program MBG agar pelaksanaannya semakin efektif, efisien, dan mampu menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan.
Ia juga menegaskan bahwa efisiensi bukanlah tujuan utama BGN. Fokus utama lembaganya saat ini adalah meningkatkan kualitas tata kelola serta memastikan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang berhak.
Redaksi: IL

Komentar